Sabtu, 28 April 2018

Ini alasan properti Australia jadi incaran investor asing


Investasi properti di Australia menjadi pasar menggiurkan untuk para investor. Saat ini, banyak investor asing yang memiliki hunian di Australia.

Head of Sales Crown Group Indonesia, Elis Sumarto mengatakan, properti Australia akan tetap menarik bagi para investor asal Indonesia. Alasannya, pasar properti di Australia yang memiliki permintaan serta daya beli yang kuat sehingga menjadi magnet tersendiri untuk para investor.

"Selain itu, Dolar Australia yang lebih rendah serta pertumbuhan harga properti di negara yang stabil, mendorong arus masuk para pembeli properti asal luar negerii," ujar Elis di Jakarta, Sabtu (20/1).

Alumni Universitas Prasetya Mulya ini mengungkapkan, Sydney menjadi kota dengan pasar properti terkuat di Australia. Selain itu, Sydney juga dikenal sebagai pusat pendidikan.

"30 persen dari total pelajar asing yang masuk ke Australia memilih Sydney sebagai tujuan utamanya," kata Elis.

Elis yang saat ini menjabat sebagai Head of Sales Crown Group Indonesia ini mulai bergabung dengan perusahaan pengembang yang berbasis di Sydney, Australia ini pada medio 2016 dan saat ini bertanggung jawab untuk memimpin divisi penjualan produk-produk Crown Group di kawasan Indonesia dan Singapura.

"Saya sangat passionate dalam melakukan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya berinvestasi. Saya berkeinginan agar masyarakat Indonesia dapat memahami dan mengenal lebih dalam investasi properti secara global.," tegasnya.

Saat ini, Crown Group Holdings telah berhasil menyelesaikan pembangunan utama di lokasi terbaik Sydney termasuk Bondi, Bondi Junction, Parramatta, Ashfield, Epping, Homebush, Newington, Pennant Hills dan Rhodes dan terakhir Skye by Crown Group di North Sydney.

Crown Group memiliki memiliki portofolio yang luar biasa dalam lini usahanya dan saat ini sedang membangun tiga proyek besar yaitu Infinity by Crown Group di kawasan Green Square, Arc by Crown Group di kawasan CBD dan Waterfall by Crown Group di Waterloo.

0 komentar:

Posting Komentar